<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zizha&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://zizha.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zizha.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Mar 2010 04:42:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zizha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/40caa33f9a8ecfedd914a4f7602be0ff?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Zizha&#039;s Blog</title>
		<link>http://zizha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zizha.wordpress.com/osd.xml" title="Zizha&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zizha.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>I.D.E.A.L = Rumus Menjadi Perawat Ideal</title>
		<link>http://zizha.wordpress.com/2010/03/07/www-keperawatan-net/</link>
		<comments>http://zizha.wordpress.com/2010/03/07/www-keperawatan-net/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 04:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zizha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zizha.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[www.masade.net<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=13&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu hal yang paling diinginkan semua pasien adalah munculnya sosok <a href="http://www.keperawatan.net/karir-karir-pilihan-dalam-keperawatan/">perawat</a> yang selalu bisa membuat mereka nyaman. Perawat yang tidak hanya datang ketika mereka butuhkan, namun juga perawat yang selalu siap, kapanpun.</p>
<p>Jika kita berbicara tentang <strong>perawat ideal</strong>, maka akan banyak muncul versi. Perawat yang murah senyum, perawat yang tidak judes, perawat yang rendah hati dan tidak sombong, dan masih banyak versi-versi lain yang tentu saja tidak ada yang salah.</p>
<p>Pada kesempatan kali ini saya ingin perkenalkan kepada anda sebuah gambaran tentang sosok perawat yang ideal. Secara umum makna perawat ideal adalah perawat yang didambakan atau selalu diharapkan kehadirannya oleh setiap pasien. Menurut terminologi, kata ideal berhubungan erat dengan kata <a href="http://www.keperawatan.net/profesi-dan-profesionalisme-dalam-keperawatan-perawat-wajib-tahu-ini/">ide dan idealisme</a>. Perawat yang ideal adalah perawat yang memiliki ide dan idealisme. <strong>Perawat yang ideal adalah mereka yang mampu untuk menjadi I.D.E.A.L…</strong></p>
<p><strong>I-nya adalah Implikasi yang terbaik (The Best Implication)</strong><br />
Perawat yang ideal adalah perawat yang selalu memberikan efek dan hasil yang terbaik, tidak hanya bagi pasien, namun juga bagi intitusi. Perawat yang ideal adalah perawat yang selalu memiliki kinerja puncak (<em>peak performance)</em> dimanapun dia berada. Perawat yang selalu bisa mengeluarkan yang terbaik dalam diri mereka untuk dipersembahkan dalam pengabdiannya. Perawat dengan implikasi yang terbaik akan selalu berfokus pada hasil, bukan pada kesulitan atau masalah yang muncul dalam proses mendapatkan hasil</p>
<p><strong>D-nya adalah Determinasi yang penuh totalitas (Totality Determination)</strong><br />
Perawat yang ideal adalah mereka yang selalu memiliki tekad (determinasi) yang total, tidak setengah-setengah. Tekad yang bulat. Mereka tidak pernah goyah pada masalah, tidak pernah menyerah pada kesulitan, karena mereka selalu yakin bahwa tekad kuat mereka tidak akan pernah tersia. Mereka yakin bahwa masalah dan kesulitan adalah sesuatu yang diperlukan sebagai pemanis sejarah dan mereka yakin bahwa senyum pasien lebih berharga dari apapun.</p>
<p><strong>E-nya adalah Ekspektasi yang positif (Positif Expectation)</strong><br />
Perawat yang ideal adalah mereka yang selalu yakin terhadap diri mereka. Mereka tidak pernah memikirkan kegagalan karena yang ada dalam benak mereka adalah kesuksesan. Mereka memiliki harapan yang positif terhadap apa yang mereka jalani. Tidak hanya itu, perawat yang ideal adalah mereka yang mampu membuat pasien mereka tumbuh harapannya kembali (sering disebut dengan <em>proses reinforcement)</em>. Perawat ideal adalah mereka yang mampu menjadikan diri mereka sebagai pahlawan bagi hati mereka dan mampu membuat pasien merasa menjadi pahlawan bagi diri mereka.</p>
<p><strong>A-nya adalah Aplikasi yang tepat waktu dan tepat sasaran (The Right Application)</strong><br />
Sebuah ungkapan yang menarik menyatakan bahwa sesuatu yang baik dan benar tidak akan bermanfaat jika berada di tempat dan waktu yang salah. Perawat yang ideal adalah mereka yang mampu menempatkan kompetensi mereka dengan tepat. Tepat sasaran dan tepat waktu. Mereka tidak secara asal melakukan tindakan, namun didasarkan pada SOP atau teori yang sudah disepakati. Perawat ideal adalah mereka yang mampu bertindak dengan cepat namun cermat. Perawat ideal adalah mereka yang tidak bertindak jika tidak memiliki wewenang karena mereka menyadari bahwa ada tanggungjawab disetiap aplikasi tindakan mereka.</p>
<p><strong>L-nya adalah Liabilitas yang tidak terbatas (Unlimited Liability)</strong><br />
Dua kata yang sangat dekat dengan dunia keperawatan, yaitu tanggung jawab dan tanggung gugat. Perawat yang ideal adalah mereka yang selalu mampu dan berani untuk bertanggung-jawab dan gugat (<em>Liability</em>) terhadap setiap tindakan yang mereka lakukan.</p>
<p><strong>I.D.E.A.L</strong> hanya salah satu dari banyak model yang bisa digunakan untuk memotret profil perawat ideal. Kita semua berharap, perawat ideal akan benar-benar muncul di bumi Indonesia. Bukan sekedar kata dan wacana, namun sosok perawat yang selalu didambakan dan dinantikan setiap orang. Jika anda ingin menjadi perawat ideal, jadilah <strong>I.D.E.A.L</strong>…Berlombalah untuk itu…</p>
<p><strong>Ganbatte untuk perawat Indonesia!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zizha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zizha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zizha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zizha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zizha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zizha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zizha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zizha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zizha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zizha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zizha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zizha.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zizha.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zizha.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=13&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zizha.wordpress.com/2010/03/07/www-keperawatan-net/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c98f0fbf4f7fc44301666341d61eddd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zizha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INJEKSI</title>
		<link>http://zizha.wordpress.com/2009/12/22/injeksi/</link>
		<comments>http://zizha.wordpress.com/2009/12/22/injeksi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 03:18:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zizha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zizha.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[BY ELI'SITE<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=11&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Macam-macam injeksi</strong></p>
<p>Pemberian obat secara parenteral (harfiah berarti “di luar usus”) biasanya dipilih bila diinginkan efek yang cepat, kuat, dan lengkap atau obat untuk obat yang merangsang atau dirusak getah lambung (hormone), atau tidak direarbsorbsi usus (streptomisin), begitupula pada pasien yang tidak sadar atau tidak mau bekerja sama. Keberatannya adalah lebih mahal dan nyeri, sukar digunakan oleh pasien sendiri. Selain itu, adapula bahaya terkena infeksi kuman (harus steril) dan bahaya merusak pembuluh atau saraf jika tempat suntikan tidak dipilih dengan tepat.</p>
<p>a.       subkutan (hypodermal).</p>
<p>Injeksi di bawah kulit dapat dilakukan hanya dengan obat yang tidak merangsang dan melarut baik dalam air atau minyak. Efeknya tidak secepat injeksi intramuscular atau intravena. Mudah dilakukan sendiri, misalnya insulin pada penyakit gula.</p>
<p>Tempat yang paling tepat untuk melakukan injeksi subkutan meliputi area vaskular di sekitar bagian luar lengan atas, abdomen dari batas bawah kosta sampai krista iliaka, dan bagian anterior paha. Tempat yang paling sering direkomendasikan untuk injeksi heparin ialah abdomen. Tempat yang lain meliputi daerah scapula di punggung atas dan daerah ventral atas atau gloteus dorsal. Tempat yang dipilih ini harus bebas dari infeksi, lesi kulit, jaringan parut, tonjolan tulang, dan otot atau saraf besar dibawahnya.</p>
<p>Obat yang diberikan melalui rute SC hanya obat dosis kecil yang larut dalam air (0,5 sampai 1 ml). Jaringan SC sensitif terhadap larutan yang mengiritasi dan obat dalam volume besar. Kumpulan obat dalam jaringan dapat menimbulkan abses steril yang tak tampak seperti gumpalan yang mengeras dan nyeri di bawah kulit.</p>
<p>b.       Intrakutan (=di dalam kulit)</p>
<p>Perawat biasanya memberi injeksi intrakutan untuk uji kulit. Karena keras, obat intradermal disuntikkan ke dalam dermis. Karena suplai darah lebih sedikit, absorbsi lambat.</p>
<p>Pada uji kulit, perawat harus mampu melihat tempat injeksi dengan tepat  supaya dapat melihat perubahan warna dan integritas kulit. Daerahnya harus bersih dari luka dan relatif tidak berbulu. Lokasi yang ideal adalah lengan bawah dalam dan punggung bagian atas.</p>
<p>c.       Intramuskuler  (IM),</p>
<p>Rute IM memungkinkan absorbsi obat yang lebih cepat daripada rute SC karena pembuluh darah lebih banyak terdapat di otot. Bahaya kerusakan jaringan berkurang ketika obat memasuki otot yang dalam tetapi bila tidak berhati-hati ada resiko menginjeksi obat langsung ke pembuluh darah.  Dengan  injeksi di dalam otot  yang terlarut berlangsung dalam waktu 10-30 menit. Guna memperlambat reabsorbsi dengan maksud memperpanjag kerja obat, seringkali digunakan larutan atau suspensi dalam minyak, umpamanya suspensi penisilin dan hormone kelamin. Tempat injeksi umumnya dipilih pada otot pantat yang tidak banyak memiliki pembuluh dan saraf.</p>
<p>Tempat injeksi yang baik untuk IM adalah otot Vastus Lateralis, otot Ventrogluteal, otot Dorsogluteus, otot Deltoid.</p>
<p>d.       Intravena (IV),</p>
<p>Injeksi dalam pembuluh darah menghasilkan efek tercepat dalam waktu 18 detik, yaitu waktu satu peredaran darah, obat sudah tersebar ke seluruh jaringan. Tetapi, lama kerja obat biasanya hanya singkat. Cara ini digunakan untuk mencapai penakaran yang tepat dan dapat dipercaya, atau efek yang sangat cepat dan kuat. Tidak untuk obat yang tak larut dalam air atau menimbulkan endapan dengan protein atau butiran darah.</p>
<p>Bahaya injeksi intravena adalah dapat mengakibatkan terganggunya zat-zat koloid darah dengan reaksi hebat, karena dengan cara ini “benda asing” langsung dimasukkan ke dalam sirkulasi, misalnya tekanan darah mendadak turun dan timbulnya shock. Bahaya ini lebih besar bila injeksi dilakukan terlalu cepat, sehingga kadar obat setempat dalam darah meningkat terlalu pesat. Oleh karena itu, setiap injeksi i.v sebaiknya dilakukan amat perlahan, antara 50-70 detik lamanya.</p>
<p>e.       Intra arteri.</p>
<p>Injeksi ke pembuluh nadi adakalanya dilakukan untuk “membanjiri” suatu organ, misalnya hati, dengan obat yang sangat cepat diinaktifkan atau terikat pada jaringan, misalnya obat kanker nitrogenmustard.</p>
<p>f.        Intralumbal (antara ruas tulang belakang pinggang), intraperitoneal (ke dalam ruang selaput perut), intrapleural, intracardial, intra-articular (ke celah-celah sendi) adalah beberapa cara injeksi lainnya untuk memasukkan obat langsung ke tempat yang diinginkan.</p>
<p><strong>Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan injeksi</strong></p>
<p>Pemberian obat secara injeksi dapat berfungsi sebagaimana mestinya, maka kita harus memperhatikan beberapa hal berikut ini :</p>
<p>a)      Jenis spuit dan jarum yang digunakan</p>
<p>b)      Jenis dan dosis obat yang diinjeksikan</p>
<p>c)      Tempat injeksi</p>
<p>d)      Infeksi yang mungkin terjadi selama injeksi</p>
<p>e)      Kondisi/penyakit klien</p>
<p><strong>Cara mencegah infeksi selama injeksi</strong></p>
<p>Salah satu efek yang bisa ditimbulkan dari pemberian obat secara injeksi adalah dapat menimbulkan infeksi. Adapun cara-cara yang dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi selama injeksi dilakukan yaitu :</p>
<p>a)       Untuk mencegah kontaminasi larutan, isap obat dari ampul dengan cepat. Jangan   biarkan ampul dalam keadaan terbuka</p>
<p>b)      Untuk mencegah kontaminasi jarum, cegah jarum menyentuh daerah yang terkontaminasi (mis: sisi luar ampul atau vial, permukaan luar tutup jarum, tangan perawat, bagian atas wadah obat, permukaan meja)</p>
<p>c)      Untuk mencegah spuit terkontaminasi jangan sentuh badan pengisap (plunger) atau bagian dalam karet (barrel). Jaga bagian ujung spuit tetap tertututp penutup atau jarum.</p>
<p>d)      Untuk menyiapkan kulit, cuci kulit yang kotor karena kototran, drainase atau feses dengan sabun dan air lalu keringkan. Lakukan gerakan mengusap dan melingkar ketika membersihkan luka menggunakan swab antiseptic. Usap dari tengah dan bergerak keluar dalam jarak dua inci.</p>
<p><strong></strong><strong>Kontra Indikasi</strong></p>
<p>Resiko infeksi dan obat yang mahal. Klien berulang kali disuntik. Rute SC, IM, dan itradermal dihindari pada klien yang cenderung mengalami perdarahan. Resiko kerusakan jaringan pada injeksi SC.  Rute IM dan IV berbahaya karena absorbsinya cepat. Rute ini menimbulkan rasa cemas yang cukup besar pada klien , khususnya anak-anak</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zizha.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zizha.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zizha.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zizha.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zizha.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zizha.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zizha.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zizha.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zizha.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zizha.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zizha.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zizha.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zizha.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zizha.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=11&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zizha.wordpress.com/2009/12/22/injeksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c98f0fbf4f7fc44301666341d61eddd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zizha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Profesi dan Profesionalisme dalam keperawatan</title>
		<link>http://zizha.wordpress.com/2009/12/19/nurs/</link>
		<comments>http://zizha.wordpress.com/2009/12/19/nurs/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 08:15:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zizha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zizha.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[by: keperawatan .net<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=8&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak semua perawat mengetahui hal ini. Mengapa Perawat disebut sebagai profesi? Dokter disebut profesi? Pengacara disebut profesi? Apakah penarik becak itu profesi? Apakah pedagang di pasar itu profesi?</p>
<p>Mari kita jawab bersama…</p>
<p>Menurut literatur, sesuatu disebut profesi jika memiliki 3 syarat utama, yaitu:</p>
<ol>
<li>Memiliki <em>body of knowledge</em> (baca: disiplin ilmu utama), dan pastinya keperawatan punya <em>body of knowledge</em> yang khusus. Tidak sama dengan yang lain.</li>
<li>Memiliki kode etik. Keperawatan punya? Pasti… Kode Etik Keperawatan yang tentunya ‘semua’ perawat sudah memahaminya. (Tapi kita masih ragu semua perawat memahaminya J).</li>
<li>Memiliki organisasi profesi. <strong>PPNI</strong> <em>kan</em>…? Pastinya…</li>
</ol>
<p>Setelah kita mengetahui (dan menyadari) bahwa perawat adalah suatu profesi, maka terminologi yang kedua yang harus diketahui adalah kata profesionalisme. Jika kita pernah belajar bahasa Indonesia di sekolah, apakah di SMP atau di SMA, maka akhiran –isme diartikan sebagai suatu paham atau sifat. Fungsinya mirip dengan kata nasionalisme, chauvinisme, dan lain sebagainya.</p>
<p>Nah… Apa arti profesionalisme dalam keperawatan? Ini yang harus kita ketahui bersama. Kenapa? Karena selain saat ini banyak sekali tema-tema atau visi misi yang memakai ungkapan “profesionalisme keperawatan”. Menyongsong profesionalisme keperawatan, menyambut profesionalisme keperawatan, mewujudkan profesionalisme keperawatan, dan banyak ungkapan-ungkapan lain yang serupa. Dan pasti akan membuat kita malu jika tidak mengetahui maknanya.</p>
<p>Merujuk istilah profesi pada pembahasan diatas, ada 3 hal yang harus kita perhatikan bersama. Secara garis besar, profesionalisme dimaknai ‘proses menjalankan sesuai peran dan fungsinya’. Artinya???</p>
<p>Jika perawat sudah benar-benar memahami dan menjalankan <em>body of knowledge</em>-nya dengan baik, jika perawat sudah benar-benar memahami dan menjalankan kode etik keperawatan-nya dengan baik, dan jika perawat sudah benar-benar dan sungguh-sungguh berkiprah di organisasi profesinya (faktanya banyak perawat yang enggan masuk ke PPNI, padahal itu adalah ‘rumahnya’).</p>
<p>Itulah profesionalisme. Sebenarnya tidak sesederhana itu, namun itu yang cukup bisa dipahami.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zizha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zizha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zizha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zizha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zizha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zizha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zizha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zizha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zizha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zizha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zizha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zizha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zizha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zizha.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=8&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zizha.wordpress.com/2009/12/19/nurs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c98f0fbf4f7fc44301666341d61eddd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zizha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://zizha.wordpress.com/2009/12/04/hello-world/</link>
		<comments>http://zizha.wordpress.com/2009/12/04/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 07:23:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zizha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=1&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zizha.wordpress.com&amp;blog=10802964&amp;post=1&amp;subd=zizha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zizha.wordpress.com/2009/12/04/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c98f0fbf4f7fc44301666341d61eddd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zizha</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
